Bagi teman-teman yang senang mendaki gunung mungkin sudah tidak asing dengan ranu pani dan ranu kumbolo. Yaps, dua danau tersebut menjadi terkenal sejak peluncuran film 5cm, film ini juga menjadikan gunung semeru menjadi salah satu tempat wisata alam tujuan bagi yang gempunyai hobi mendaki gunung dan pecinta wisata alam. Gue mungkin termasuk dalam kelompok yang kedua yaitu pecinta wisata alam.
Bulan Agustus tahun lalu gue memutuskan untuk ikut ajakan kak Citra untuk "piknik" ke ranu kumbolo. Kami memang tidak ada rencana untuk sampai ke puncak, karena kami tahu diri dan tidak ingin menyusahkan orang lain. Kami memilih untuk ikut open trip yang memang teman kami sendiri sebagai ketua rombongan tripnya. Perjalanan dari stasiun senin ke stasiun malang adalah pengalaman pertama gue berkereta dengan perjalanan jauh, karena paling jauh gue naik kereta itu ke semarang. Ternyata banyak penumpang lain yang kami temui dikereta ekonomi antar kota ini juga ingin naik ke gunung Semeru mungkin setengah penumpang dikereta itu adalah mereka yang ingin mendaki gunung di Jawa Timur, berhubung gue dan ka Citra bukan orang yang terlalu ribet dan rewel, alhamdulillah lancar jaya perjalanan dengan kereta ekonomi ini. :)
Sesampainya di stasiun malang, kami sarapan nasi rawon yang lumayan enak dan harganya terjangkau sekali. setelah semua selesai merapikan barang bawaan kami, rombongan menaiki angkot yang disewa menuju pasar Tumapang. Sesampainya di pasar tumpang, ternyata kami mendapat info ada pendaki yang hilang dan juga terjadi kecelakaan dimana ada pendaki yang terkena batu yang menggelinding dari puncak, kami terancam tidak dapat mendaki gunung semeru karena pendakian ditutup sampai proses evakuasi korban selesai dan pendaki yang hilang ditemukan. setelah menunggu 3 jam, ada kabar jika korban sudah ditemukan, kami dan rombongan yang lain pun berbegas naik mobil Jeep menuju ranu pani. sesampainya di ranu pani, ternyata info yang didapat salah, yang baru dievakuasi adalah korban meninggal yang terkena batu, bukan pendaki yang hilang, jadi pendakian masih ditutup sampai waktu yang tidak ditentukan.
| pemandangan perjalanan ke ranu pani |
Sedih rasanya jika harus gagal mendaki gunung semeru meskipun tujuan gue hanya sampai ranu kumbolo. Bersama para pendaki lain kami menunggu di bawah dan berharap mendapat kabar baik dari tim SAR sehingga pendakian bisa dibuka kembali. Akhirnya kami bermalam di bawah, canda tawa teman-teman yang lain menjadikan kami lupa kalau kemungkinan besar kami gagal mencapai puncak Semeru.
keesokan harinya kami masih belum mendapat kabar baik tentang pendaki yang hilang, kami semua berdoa agar segera ditemukan. Karena belum mendapat kejelasan, akhirnya kami memutuskan menjelajahi daerah sekitar, ternyata gunung Semeru itu memiliki 3 ranu, yaitu ranu pani, ranu kumbolo dan ranu regulo. Jika kalian menonton film 5cm yang diceritakan hanyalah di ranu pani dan ranu kumbolo. Tapi apa yang kami temukan, ranu regulo yang begitu memikat hati gue dan membuat senyum lebar diantara kami. Mungkin gue yang norak belum pernah melihat keindahaan alam ciptaan Allah SWT yang tidak bisa dibandingkan dengan buatan manusia. Subhanallah, indah banget dan saat itu pagi hari dan masih kabut, danau diselimuti oleh kabut yang turun dari gunung. Ranu regulo benar-benar memikat hati dan gue pun jatuh hati dengan tempat ini, menurut teman-teman yang sudah sampai di ranu kumbolo, ranu regulo ini tidak kalah indah. Akhirnya kami memutuskan bermalah di pinggir ranu regulo.
| Ranu Regulo |
Malam hari kami memasak mie instan dan menyalakan api unggun, dan apa yang kami memutuskan menuju pinggir danau dan menikmati kemegahan hasil karya Allah SWT dengan hamparan bintang yang begitu indah. Karena kami berada di ketinggian jadi bintang-bintang itu begitu dekat dan sangat indah, tidak peduli sedingin apa udara malam kala itu, gue tetap tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang sangat berharga ini. gue pun kembali terkagum-kagum dengan apa yang gue lihat dan rasakan, Subhanallah. Sayang sekali gue bukan fotografer profesional dan memiliki kamera bagus, jadi tidak dapat mengabadikan keindahan hamparan bintang malam itu.
Selain itu Alhamdulillah kabar baik yang ditunggu-tunggu pun datang, pendaki yang hilang ditemukan selamat, kami semua sujud syukur. Dengan ditemukannya pendaki yang hilang ini, kami pun dapat mendaki gunung Semeru keesokan paginya.
| Ranu kumbolo |
Semua pendaki yang menunggu pintu gerbang dan ijin menjadi diberikan tersenyum indah, dan bergegas menuju puncak Semeru. Gue dan teman-teman lain berhasil sampai diranu kumbolo dan bermalam di sana kemudian pagi harinya kita bergegas pulang karena tidak mungkin sampai ke puncak karena kami sudah tertahan dibawah selama 2 malam. Gue bangga sama diri gue yang ternyata gue ga selemah dan semenyusahkan yang gue bayangkan, hehehehe. btw, gunung semeru itu begitu terkenal sehingga yang mendaki di gunung ini banyak banget, selain memang mendaki gunung sudah bukan sekedar hobi tetapi salah satu alternatif mencari kesegaran dan ketenangan untuk refreshing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar