Berangkat haji atau umroh adalah salah satu tujuan dari semua
muslim dan muslimah di dunia. Kota suci Makkah dan Madinah memiliki sejarah dan
begitu berharga bagi umat muslim. Januari 2014, gue mendapatkan kesempatan yang
sangat berharga bisa merasakan kesejukan dan kedamaian kota kelahiran Nabi
Muhammad SAW dan kota nabi dimakamkan. berangkat ke kota suci memang sudah jadi
salah satu cita-cita sejak mulai kerja, Alhamdulillah tabungan di celengan bisa
tercapai buat umroh bareng mamah.sepertinya gue ga akan ceritain bagaimana
proses lengkap perjalan dari soeta sampai kembali ke soeta lagi karena sudah
banyak blogger yang menceritakan perngalaman mereka, Disini gue akan sedikit
memceritakan keindahan Masjid nabawi yang sungguh megah.
Ketika sampai di Madinah, waktu menunjukan jam setengah 4 sore
waktu setempat, para jamaah menuju hotel untuk menaruh koper di kamar hotel
serta membersihkan badan. setelah itu gue dan jemaah yang lain bergegas ke
masjid Nabawi karena sudah masuk waktu ashar. hotel tempat menginap sangat
dekat dengan gerbang masjid dari sisi kanan, apa yang gue liat ketika memasuki
pintu gerbang masjid yang berwarna hijau, Subhanallah keindahan langit kota
Madinah di senja hari yang menaungi pelataran masjid Nabawi yang diselingi oleh
tiang-tiang payung yang sangat megah dan indah.
Pemandangan
pertama ini sangat memberikan kesan dan jadi awal yang indah untuk menjalankan
ibadah. selain itu, karena saat itu bulan Januari masih musim dingin, udara
sejuk menyelimuti langkah kaki menuju pintu masjid Nabawi. Saat itu juga hati
dan jiwa menjadi tenang, entah mengapa segala pikiran tentang urusan di dunia
hilang, tugas-tugas kantor dan kuliah tidak terbesit sama sekali. setelah
menikmati anugrah Allah yang begitu indah di pelataran masjid, gue pun harus kembali
terkagum-kagum dengan kemegahan masjid Nabawi, memasuki pintu masjid yang indah
dengan ukiran nama para sahabat Rasul, design interior campuran timur tengah
dan eropa, serta masjid yang sangat luas. hal lain yang menjadi kemegahan
masjid Nabawi adalah kubah-kubah masjid yang bisa terbuka dan tertutup otomatis
ketika cuaca cerah. Saat itu karena hari sudah menuju magrib, kubah-kubah itu
ditutup.
keindahan, kedamaian dan kekhusyuan dalam ibadah di masjid Nabawi
sangat terasa dan berbekas sekali dihati dan pikiran. Perjalanan ini ga akan
bisa dilupakan karena ini perjalanan umroh pertama gue,Kalau ada rezeki lagi,
gue pengen banget kesana lagi bareng suami dan anak (Insya Allah).
semoga tulisan ini menambah hasrat dan menguatkan tekat kalian
untuk segera menjalankan umroh atau haji ya dan merasakan sendiri keindahan dan
kedamaian masjid Nabawi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar