Sabtu, 30 Januari 2016

Senja di Masjid Nabawi

Berangkat haji atau umroh adalah salah satu tujuan dari semua muslim dan muslimah di dunia. Kota suci Makkah dan Madinah memiliki sejarah dan begitu berharga bagi umat muslim. Januari 2014, gue mendapatkan kesempatan yang sangat berharga bisa merasakan kesejukan dan kedamaian kota kelahiran Nabi Muhammad SAW dan kota nabi dimakamkan. berangkat ke kota suci memang sudah jadi salah satu cita-cita sejak mulai kerja, Alhamdulillah tabungan di celengan bisa tercapai buat umroh bareng mamah.sepertinya gue ga akan ceritain bagaimana proses lengkap perjalan dari soeta sampai kembali ke soeta lagi karena sudah banyak blogger yang menceritakan perngalaman mereka, Disini gue akan sedikit memceritakan keindahan Masjid nabawi yang sungguh megah.
 
Pelataran Masjid Nabawi
Ketika sampai di Madinah, waktu menunjukan jam setengah 4 sore waktu setempat, para jamaah menuju hotel untuk menaruh koper di kamar hotel serta membersihkan badan. setelah itu gue dan jemaah yang lain bergegas ke masjid Nabawi karena sudah masuk waktu ashar. hotel tempat menginap sangat dekat dengan gerbang masjid dari sisi kanan, apa yang gue liat ketika memasuki pintu gerbang masjid yang berwarna hijau, Subhanallah keindahan langit kota Madinah di senja hari yang menaungi pelataran masjid Nabawi yang diselingi oleh tiang-tiang payung yang sangat megah dan indah.
Pemandangan pertama ini sangat memberikan kesan dan jadi awal yang indah untuk menjalankan ibadah. selain itu, karena saat itu bulan Januari masih musim dingin, udara sejuk menyelimuti langkah kaki menuju pintu masjid Nabawi. Saat itu juga hati dan jiwa menjadi tenang, entah mengapa segala pikiran tentang urusan di dunia hilang, tugas-tugas kantor dan kuliah tidak terbesit sama sekali. setelah menikmati anugrah Allah yang begitu indah di pelataran masjid, gue pun harus kembali terkagum-kagum dengan kemegahan masjid Nabawi, memasuki pintu masjid yang indah dengan ukiran nama para sahabat Rasul, design interior campuran timur tengah dan eropa, serta masjid yang sangat luas. hal  lain yang menjadi kemegahan masjid Nabawi adalah kubah-kubah masjid yang bisa terbuka dan tertutup otomatis ketika cuaca cerah. Saat itu karena hari sudah menuju magrib, kubah-kubah itu ditutup.
keindahan, kedamaian dan kekhusyuan dalam ibadah di masjid Nabawi sangat terasa dan berbekas sekali dihati dan pikiran. Perjalanan ini ga akan bisa dilupakan karena ini perjalanan umroh pertama gue,Kalau ada rezeki lagi, gue pengen banget kesana lagi bareng suami dan anak (Insya Allah).

semoga tulisan ini menambah hasrat dan menguatkan tekat kalian untuk segera menjalankan umroh atau haji ya dan merasakan sendiri keindahan dan kedamaian masjid Nabawi.